Niat Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa

By | Juli 9, 2012

Niat dalam berpuasa termasuk rukun, tepatnya rukun puasa yang nomor dua.
Adapun rukun puasa yang pertama adalah Menahan [al-Imsak]: menahan diri dari makanan, minuman, dan hubungan suami-isteri [setubuh, jimâ’] sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Jadi apabila orang yang berpuasa tidak melakukan Niat, maka puasanya tidak sah [mazhab Syafi’i].

Waktu untuk niat puasa adalah sepanjang malam sampai terbitnya fajar.

Niat Puasa di Bulan Ramadhan [Lafazd]

نَوَيتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَإِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa-i fardhi syahri ramadhaani haadihis sanati iimaanan wahtisaaban fardhan lillaahi ta’aalaa.

” Saya niat puasa esok hari menepati fardhu bulan ramadhan untuk tahun ini, dilandasi dengan iman dan mencari ridha [Allah], fardhu karena Allah Ta’ala.”

Doa Berbuka Puasa [Lafazd]

 اؘللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اٰمَنْتُ وَعَلـى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْاَجْرُ اِنْشَآالله
Allahumma laka sumtu wabika aamantu wa’alaaa rizqika afthartu dzahabat damaa-u wabtallatil ‘uruuqu watsabatal ajru insyaa Allahu.

” Ya Allah hanya untuk-Mu aku berpuasa dan hanya kepada-Mu aku beriman dan atas rizki-Mu aku berbuka, hilanglah dahaga dan pulihkanlah kembali semua otot serta tetapkanlah pahala, jika Allah menghendaki “.

Daftar Pustaka:

Chudlori, KH M. Yusuf, 2007, Menapak Hidup Baru, Doa-doa Keseharian. Surabaya: Khalista.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *